Sabtu, 22 Juni 2013

Kalimat Yang Pas, Yaa Itu..



Rindu kalimat yang pas..

Hampir netes air mata karena rindu.. meski sempat dulu baru pertama dikota orang, nangis merupakan suatu cara tepat menghilangkan rindu dihati. Aku tak malu karena rindu ini tak tertahankan.

Rindu… rinduu ini terhalang jarak dan waktu.. tekhnologi pun gak mampu mengatasinya.

Terhalang akan sesuatu hal yang sulit dijalani tapi demi masa-masa kedepanku untuk mereka tentunya ..

jadwal kuliah busuk ini, dosen-dosen munafik, pelajaran yang hampir setengah saja kumengerti atau mungkin tak kumengerti sama sekali..

 rupanya belajar membodohi diri sendiri..

memerlukan yang tidak diperlukan , tapi pasti akan diperlukan demi masa kedepan, masa seorang yang nantinya menjalani kehidupan baru.. dimana lebih sulitnya menentukan apa yang lebih menguntungkan dari  pecahan puluhan apa ratusan, kecil sedang apa besar, berharga maupun tak berharga. 

 Semua tergantung bagaimana menjalankan kereta kehidupannya.

 Ya.. masa depan tergantung dari yang dijalani sekarang tapi jangan lupa menoleh kebelakang. 

 Ambil sedikit kerikil dibelakang untuk menopang gedung besar yang akan dibangun dimasa depan.

Sempat menoleh kebelakang betapa berharganya nilai seseorang, tapi kini seakan jadi sampah yang ingin didaur ulang.. 

Menurutku Rindu akan orang terkasih mampu menembus kokohnya berlian sekalipun.

Rindu ku untuk keluargaku.. 
Rindu masakan mama yang super lezat (balas jasanya abis makan pasti pijet), 
Rindu ikut bekerja sama  ayah (kutau lelah dan berat bebanmu, tapi satu hal yang tak bisa ku pahami kalo pulang pasti ada senyum  :{D ayah kumis memang nomor satu didunia !), 
Rindu adik yang kalo kubuat  nangis teriaknya kaya singa ngamuk, 
Rindu adik yang sukanya main game (ketularan kakanya) tapi pinter, 
Rindu kakak yang selalu kudoakan yang terbaik untuknya meski dulu kalo berantem sapu pasti melayang. 

Forever love you all always.         

Hmmm..  rupanya sedikit proses pendaur ulangan yang sedang berjalan ini sedikit berhasil, rupanya ini tujuan dari semua rencana yang telah Allah buat untuk ku.
     
InsyaAllah. . Bismillah. Sekarang mau dan harus  mampu menjadi pribadi dewasa yang sedikit banyaknya akan membuat bangga dan bahagia mereka maupun orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar